Lewati ke konten
PullVid

Kompres file MP4

Perkecil ukuran MP4 tanpa memasang program dan tanpa mengunggahnya ke server. Kamu memilih ukuran akhirnya dan alat ini menyesuaikan resolusi serta bitrate untuk mencapainya dengan kehilangan sekecil mungkin.

Video kamu tidak diunggah ke server mana pun: dikompres langsung di browser.

Iklan

Kenapa kompres di sini

Dibuat untuk format paling umum: MP4 dari ponsel, kamera, atau unduhan
Hasilnya tetap MP4 dengan H.264: bisa dibuka di mana saja
Resolusi akhir terlihat sebelum mulai, bukan sesudahnya
File tidak dikirim ke server mana pun
Gratis, tanpa watermark, tanpa pendaftaran

Cara memperkecil ukuran MP4

1

Pilih file MP4 dari perangkatmu.

2

Tentukan mau seberapa besar: setengahnya, ukuran tertentu dalam MB, atau seminimal mungkin.

3

Cek resolusi akhirnya lalu tekan 'Kompres'.

4

Unduh MP4 yang sudah diperkecil.

Apa yang memakan tempat di dalam MP4

MP4 adalah kontainer: sebuah kotak berisi jalur video, jalur audio, dan sedikit metadata. Ukuran file bukan ditentukan oleh kotaknya melainkan oleh isinya, khususnya tiga hal.

  • Resolusi. Video 4K punya empat kali lipat piksel dibanding 1080p, dan itu langsung terasa pada beratnya.
  • Frame per detik. Merekam di 60 fps melipatgandakan jumlah gambar dibanding 30 fps.
  • Bitrate. Berapa banyak data per detik yang dihabiskan codec. Ponsel merekam dengan bitrate sangat tinggi karena mengandaikan kamu akan mengedit videonya, bukan mengirimkannya lewat pesan.

Poin terakhir itulah yang memberi ruang. Video ponsel bisa berjalan di 17 Mbps padahal 5 atau 6 sudah cukup untuk tampil sama di layar biasa: di situlah pemangkasan terjadi tanpa ada yang menyadarinya.

Menurunkan bitrate atau menurunkan resolusi

Itu dua tuasnya, dan hasilnya tidak sama. Menurunkan bitrate sambil mempertahankan resolusi menjaga detail halus selama datanya masih cukup; begitu tidak cukup, muncul kotak-kotak dan gambar melebar di adegan bergerak. Menurunkan resolusi mengurangi detail secara merata, tetapi yang tersisa terlihat bersih.

Alat ini memakai keduanya dalam urutan itu: pertama menghabiskan ruang bitrate sambil mempertahankan resolusi — itulah opsi pertama dalam daftar, yang tidak terlihat — dan baru menurunkan resolusi kalau ukuran yang kamu minta tidak muat dengan cara lain. Saat itu terjadi, ia menyebut resolusinya: 720p, 480p, sesuai kebutuhan. Kamu tidak akan pernah melihat "kualitas sedang" tanpa angka di belakangnya.

Kasus paling menguntungkan: 4K ke 1080p

Kalau kamu punya video 4K dan tujuannya ponsel, aplikasi pesan, atau situs web, menurunkannya ke 1080p memberi rasio terbaik antara ruang yang dihemat dan kualitas yang hilang. Filenya menyusut drastis dan di layar ponsel bedanya sulit dikenali bahkan bila dibandingkan berdampingan.

Kalau videomu menuju layanan dengan batas tertentu, buka halamannya: WhatsApp, email, atau Discord. Dan kalau yang paling kamu khawatirkan adalah kualitas, di sini dijelaskan persis apa yang hilang.

Pertanyaan umum

Kenapa MP4 saya seberat ini?

MP4 hanyalah bungkusnya; yang memakan tempat adalah video di dalamnya. Tiga faktornya: resolusi (4K memakan empat kali lipat 1080p), frame per detik (60 fps dua kali kerja 30 fps), dan bitrate yang dipakai kameranya, yang pada ponsel modern sangat royal karena mereka merekam untuk diedit, bukan untuk dibagikan.

Apakah hasilnya tetap MP4?

Ya, dan dengan H.264 serta AAC di dalamnya, kombinasi paling kompatibel yang ada: ponsel, TV, editor, atau media sosial mana pun bisa membukanya tanpa memasang apa-apa. Kami tidak akan mengembalikan format aneh yang nanti malah merepotkan.

Bisakah MP4 diperkecil tanpa dikodekan ulang?

Hanya dalam kasus yang sangat khusus, dan hasilnya hampir nol: mengganti kontainer (misalnya MKV ke MP4) bisa dilakukan dengan menyalin datanya apa adanya, tetapi itu hanya memindahkan videonya tanpa meringankannya. Supaya memakan tempat lebih sedikit, ia harus dikodekan ulang, dan itulah yang dikerjakan alat ini. Kalau yang kamu mau memang cuma ganti bungkus, pakai konverter.

Seberapa jauh bisa diperkecil tanpa terlihat?

Tergantung cara merekamnya. Video yang baru keluar dari ponsel biasanya membawa bitrate jauh lebih besar daripada yang dibutuhkan dan tahan dipotong setengah tanpa terlihat. Yang sudah pernah dikompres — diunduh dari media sosial, misalnya — ruangnya sempit dan memperkecilnya memaksa resolusi turun. Karena itu opsi pertama dihitung atas filemu dan bukan persentase tetap.

Apakah bekerja dengan video 4K?

Ya, meski justru itu yang paling lama karena gambar yang harus didekode jauh lebih banyak. Kalau 4K tidak kamu perlukan, menurunkannya ke 1080p adalah pengurangan paling menguntungkan yang ada: filenya anjlok dan di layar ponsel bedanya praktis tak terlihat.